A FENOMENA POLISEMI DALAM BAHASA ARAB AL-QUR???AN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENAFSIRAN MULTI MAKNA

Authors

  • KHOZINUL ALIM IAIQI Indralaya

DOI:

https://doi.org/10.53649/lughoti.v8i02.1082

Abstract

Bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur???an memiliki kekayaan makna yang kompleks, salah satunya adalah fenomena polisemi???situasi di mana satu kata memiliki berbagai makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kata-kata polisemus dalam Al-Qur???an, menganalisis dampaknya terhadap metode dan hasil penafsiran, serta memahami faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan makna dalam tafsir. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks pada ayat-ayat Al-Qur???an yang mengandung kata-kata polisemus, serta kajian terhadap tafsir klasik dan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena polisemi memperkaya pemahaman ayat Al-Qur???an namun juga menimbulkan variasi tafsir di kalangan mufasirin. Faktor konteks ayat, hadis, bahasa Arab, dan latar budaya sangat menentukan pemilihan makna yang tepat. Kajian ini juga menegaskan pentingnya integrasi ilmu linguistik, khususnya semantik dan pragmatik, dalam ilmu tafsir untuk menghasilkan interpretasi yang lebih valid dan kontekstual. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan metode tafsir yang lebih ilmiah serta membuka peluang kajian interdisipliner antara linguistik dan ilmu tafsir Al-Qur???an.

Downloads

Published

2025-07-01

Issue

Section

Articles